tugas PLH bu yusmaniar

by - 5:04 AM

PENIPISAN LAPISAN OZON
MAKALAH



Disusun Oleh:
Nama / No. Induk :
Farhati Madhiyah / 3325102412
Nathasya Jofita / 3325100151
Putri Amalia Febriana / 3325100152
Raisa Annisa Bella / 3325101448
Sahid Hidayat / 3325102409
Windu /
Prodi : Kimia Murni




UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (UNJ) KAMPUS B
Rawamangun, Jakarta Timur
2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan kasih-Nya kami berhasil menyelesaikan makalah ini berjudul “PENIPISAN LAPISAN OZON”. Makalah ini dibuat sebagai salah satu tugas kelompok dari mata kuliah PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup).
Proses penyusunan makalah ini melibatkan banyak pihak yang terkait. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan dengan tulus terutama:
1. Rukaesih selaku dosen PLH.
2. Bapak dan Ibu dosen, keluarga, serta teman-teman jurusan kimia fakultas MIPA UNJ yang terus-menerus memberikan semangat untuk menyelesaikan makalah ini.
Kami berharap makalah ini bermanfaat bagi pembaca pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya.
Kami sadar bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. Karena itu, untuk melengkapi makalah ini, kami mengharapkan masukan dari pembaca, baik berupa saran, kritik, maupun pengalaman.


Jakarta, September 2010



Tim penulis



DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Batasan Konsep
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Mengenal Lapisan Ozon
2.1.1 Karakteristik Ozon
2.1.2 Asal Mula Lapisan Ozon
2.1.3 Sifat Ozon
2.2 Kegunaan Ozon
2.3 Perusak Ozon
2.3.1 Sumber Perusak Ozon
2.3.2 Semua Pengikis Ozon Lainnya
2.4 Lubang Ozon
2.4.1 Dampak Lubang Ozon
2.4.2 Alternatif
2.5 Reaksi Dunia Terhadap Penipisan Lapisan Ozon

Bab III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN













BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Ozon pertama kali ditemukan oleh Christian Friedrich Schonbein pada tahun 1840. Penamaan ozon diambil dari bahasa yunani, yaitu ozein yang berarti smell atau bau. Ozon dikenal sebagai gas yang tidak memiliki warna. Soret pada tahun 1867 mengumumkan bahwa ozon adalah sebuah molekul gas yang terdiri tiga buah atom oksigen (O3)1.
Ozon adalah gas beracun sehingga bila berada dekat permukaan tanah akan berbahaya bila terhisap dapat merusak paru-paru bahkan mampu menyebabkan kematian2.
Pemanfaatan ozon telah dilakukan lebih dari seratus tahun yang lalu. Ozon pertama kali di pergunakan oleh Nies dari Prancis pada tahun 1906 untuk membersihkan air minum. Berawal dari kesuksesan Nies ini di berbagai negara Eropa penggunaan ozon untuk mengolah air minum berkembang pesat.
Ancaman yang diketahui terhadap keseimbangan ozon adalah kloroflorokarbon (CFC) buatan manusia yang meningkatkan kadar penipisan ozon menyebabkan kemerosotan berangsur-angsur dalam tingkat ozon global.
CFC digunakan oleh masyarakat modern dengan cara yang tidak terkira banyaknya, dalam kulkas, bahan dorong dalam penyembur, pembuatan busa dan bahan pelarut terutama bagi kilang-kilang elektronik.
Lubang ozon di Antartika disebabkan oleh penipisan lapisan ozon antara ketinggian tertentu seluruh Antartika pada musim semi. Pembentukan 'lubang' tersebut terjadi setiap bulan September dan pulih ke keadaan normal pada lewat musin semi atau awal musim panas.
Dalam bulan Oktober 1987, 1989, 1990 dan 1991, lubang ozon yang luas telah dilacak di seluruh Antartika dengan kenaikan 60% pengurangan ozon berbanding dengan permukaan lubang pra-ozon. Pada bulan Oktober 1991, permukaan terendah atmosfer ozon yang pernah dicatat telah terjadi di seluruh Antartika.
Dalam tahun 1975, dikhawatirkan aktivitas manusia akan mengancam lapisan ozon. Oleh itu atas permintaan "United Nations Environment Programme" (UNEP), WMO memulai Penyelidikan Ozon Global dan Proyek Pemantauan untuk mengkoordinasi pemantauan dan penyelidikan ozon dalam jangka.
Sebagai tanggapan terhadap laporan ilmiah mengenai kerusakan lapisan ozon stratosfir, United Nations Environment Programme (UNEP) pada tahun 1981 memulai proses negosiasi pengembangan langkah-langkah internasional untuk melindungi lapisan ozon. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan tersusunnya Konvensi Wina tentang Perlindungan Lapisan Ozon yang disahkan pada bulan Maret 1985, dan kemudian ditindaklanjuti dengan pengesahan Protokol Montreal pada bulan September 1987.panjang.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan dimuka, rumusan masalahnya sebagai berikut :
1. Apa saja yang dapat dikenal dari lapisan ozon?
2. Apakah kegunaan dari ozon dibalik dari bahayanya?
3. Apa saja yang termasuk perusak ozon?
4. Bagaimana keadaan lubang yang terjadi pada lapisan ozon?
5. Bagaimana reaksi dunia terhadap penipisan lapisan ozon ini?


1.3 Batasan Konsep
Untuk memperjelas pengertian istilah – istilah dalam makalah ini, maka kami membatasi konsep dan istilah-istilah tersebut, antara lain :
a. CFC/Chloroflourocarbon :
Zat kimia yang digunakan untuk berbagai kegunaan, seperti, di dalam alat penyemprot, dalam peti es dan daalam pembuatan kemasan busa.
b. Efek Rumah Kaca :
Beberapa gas di dalam atmosfer membiarkan sinar matahari masuk untuk menghangatkan bumi, tetapi mencegah radiasi pantulan kembali melewatinya untuk keluar ke ruang angkasa. Hal ini menjaga planet dan atmosfer agar tetap hangat. Efek itu dikenal sebagai efek rumah kaca dan memungkinkan terjadinya kehidupan di atas bumi.
c. Lapisan ozon :
Sebuah pita yang terususun atas ozon di dalam atmosfer yang menghentikan sinar ultraviolet yang berbahaya sehingga tidak mencapai permukaan bumi.
d. Ozon :
Gas tak berwarna (dengan bau tajam) yang terbentuk dari oksigen. yang
e. Penghangatan Rumah Kaca :
Polusi atmosfer telah meningkatkan efek rumah kaca dengan menaruh lebih banyak lagi gas yang menjebak panas di dalam atmosfer. Hal ini dapat menyebabkan suhu bumi meningkat.
f. Protokol Montreal :
Sebuah persetujuan internasional, yang ditandatangani oleh banyak negara, yang dirancang untuk membantu menyelamatkan lapisan ozon. Negara-negara yang menandatangani mengambil tindakan-tindakan yang penting untuk mengurangi dan mencegah polusi.
g. Radiasi :
Cara merambatnya energi dari suatu tempat ke tempat yang lainnya, contohnya, dari matahari ke bumi. Kebanyakan radiasi tidak terlihat, tetapi sinar nampak adalah pengecualian dan sinar tersebut memungkinkan kita dapat melihat. Jenis-jenis radiasi yang lainnya meliputi radiasi-radiasi infra merah, sinar X dan gelombang radio.
h. Radiasi ultraungu :
Radiasi yang tidak terlihat yang menyebabkan warna kulit menjadi kecoklat-coklatan. Radiasi ini dihasilkan oleh matahari. Akan tetapi, radiasi ini juga dapat menyebabkan kanker kulit.
i. Sinar :
Satu-satunya bentuk radiasi yang dapat dilihat manusia dan sinar yang dapat kita lihat yang berasal dari matahari disebut ‘sinar putih’

1.4 Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Batasan Konsep
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
2.5 Mengenal Lapisan Ozon
2.5.1 Karakteristik Ozon
2.5.2 Asal Mula Lapisan Ozon
2.5.3 Sifat Ozon
2.6 Kegunaan Ozon
2.7 Perusak Ozon
2.7.1 Sumber Perusak Ozon
2.7.2 Semua Pengikis Ozon Lainnya
2.8 Lubang Ozon
2.8.1 Dampak Lubang Ozon
2.8.2 Alternatif
2.5 Reaksi Dunia Terhadap Penipisan Lapisan Ozon
Bab III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran-saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN







BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Mengenal Lapisan Ozon
Ozon adalah suatu bentuk oksigen. Ozon tercipta jika radiasi yang berasal dari matahari bertemu dengan oksigen di dalam atmosfer. Lapisan ozon terjadi di seluruh bagian stratosfer, tetapi lebih rapat pada jarak antara 20 dan 30 km di atas tanah. Lapisan ini menyerap sebagian besar dari radiasi ultraungu dari matahari yang mencapai bumi. Sinar ultraungu yang mencapai permukaan bumi mempunyai pengaruh yang penting. Radiasi ini memberikan warna kulit yang alami pada manusia. Akan tetapi, radiasi ultraungu yang terlalu banyak dapat memberikan pengaruh yang berbahaya bagi tumbuhan dan hewan, termasuk juga manusia.

2.1.1 Karakteristik Ozon
Ozon, O3 , adalah gas tak berwarna yang mengembun membentuk suatu cairan biru pada temperatur -111°C ; ozon membeku menjadi zat padat biru-hitam pada temperatur -192°C. Sudut ikatan O-O-O dalam ozon adalah 117°.
Nama ozon berasal dari kata Yunani, yaitu ozein, berbau. Baunya yang tajam telah diberikan secara beraneka ragam seperti pedas (pungent), ban tajam (acrid), tidak enak, manis, seperti rumput yang barn dibabat, seperti sprei yang baru saja disetrika, seperti bahan pemutih klor, dan seperti sesuatu yang menusuk dalam-dalam lubang hidung. Ozon merupakan zat yang sangat beracun, lebih beracun daripada sianida (KCN atau NaCN), striknina, dan karbon monoksida. Pengaruh yang diakibatkan oleh gas ozon pada makhluk hidup, yaitu pada manusia dapat menimbulkan iritasi tenggorokan pada 300 ppb dan juga dapat menimbulkan serangan asma pada 150 ppb. Sedangkan akibat pada tanaman akan mengalami perlambatan pertumbuhan pada 30 ppb.

2.1.2 Asal Mula Lapisan Ozon
Radiasi ultraungu matahari memainkan peranan penting dalam memelihara lapisan ozon. Ketika sinar ultraungu matahari mengenai atmosfer, sinar itu bertemu dengan oksigen dan menyebabkan terjadinya reaksi kimia yang membentuk ozon. Oksigen ada dalam bentuk molekul-molekul yang tersusun dari atom-atom; sebuah molekul oksigen terdiri atas dua atom oksigen. Ketika sinar ultraungu mengenai sebuah molekul oksigen, sinar itu akan memecah molekul oksigen menjadi dua bagian. Hasil akhir adalah sebagian sinar ultraungu telah dihentikan sehingga tidak masuk lebih jauh lagi dan dua buah atom oksigen terbebas di dalam atmosfer. Sebuah atom oksigen tunggal mungkin bertemu dengan atom oksigen lainnya dan keduanya dapat bergabung membentuk molekul oksigen atau atom itu dapat menabrak ke dalam sebuah molekul oksigen dan bergabung bersama membentuk molekul oksigen atau atom itu dapat menabrak ke dalam sebuah molekul oksigen dan bergabung bersama membentuk molekul dengan tiga atom; inilah yang disebut ozon. Kemudian, ketika sinar ultraungu menabrak molekul ozon, molekul itu terpecah lagi menjadi atom oksigen bebas di dalam atmosfer. Dengan cara ini, sebagian besar sinar ultraungu telah dicegah sehingga tidak mencapai bumi.
2.1.3 Sifat ozon
Ozon amat mengkakis dan dipercayai sebagai bahan beracun dan bahan cemar biasa. Ozon mempunyai bau yang tajam, menusuk hidung. Ozon juga terbentuk pada kadar rendah dalam udara akibat arus listrik seperti kilat, dan oleh tenaga tinggi seperti radiasi eletromagnetik. UV dikaitkan dengan pembentukan kanker kulit dan kerusakan genetik. Peningkatan tingkat UV juga mempunyai dampak kurang baik terhadap sistem imunisasi hewan, organisme akuatik dalam rantai makanan, tumbuhan dan tanaman. Penyerapan sinar UV berbahaya oleh ozon stratosfer amat penting untuk sebumi.

2.2 Kegunaan Ozon
Seiring dengan berkembangnya pengetahuan manusia, ozon pun dimanfaatkan di bidang pengobatan untuk mengobati pasien dengan cara terawasi dan mempunyai penggunaan yang meluas, seperti di Jerman. Di antaranya ialah untuk perawatan kulit terbakar.
Sedangkan dalam perindustrian, ozon digunakan untuk:
1. mengenyahkan kuman sebelum dibotolkan (antiseptik)
2. menghapuskan pencemaran dalam air (besi, arsen, hidrogen sulfida, nitrit, dan bahan organik kompleks yang dikenal sebagai warna)
3. membantu proses flokulasi (proses pengabungan molekul untuk membantu penapis menghilangkan besi dan arsenik)
4. mencuci, dan memutihkan kain (dipaten)
5. membantu mewarnakan plastik
6. menentukan ketahanan getah
7. pengawetan bahan makanan,
8. sterilisasi peralatan kedokteran
2.3 Perusak Ozon
CFC adalah zat kimia yang disebut chlorofluorocarbon. Zat itu mempunyai sejumlah kegunaan. Zat ini dipakai dalam bermacam-macam alat semprot, lemari es, dan beberapa sistem penyejuk udara dan beberapa bahan kemasan.
Bagian atmosfer, yaitu lapisan ozon, terancam oleh zat-zat kimia yang kita gunakan di atas bumi. Zat kimia yang membahayakan itu adalah CFC itu sendiri. Zat ini dapat bertahan 100 tahun di dalam atmosfer sebelum terpecah dan menghasilkan zat kimia lain yang menghancurkan lapisan ozon. Di atas bumi, zat kimia ini lembam, artinya zat ini tidak pernah berubah dan tidak akan terjadi apa-apa jika zat ini bertemu dengan zat kimia lainnya. Tetapi dengan sangat lambat, zat ini terhanyut ke dalam atmosfer. Ketika zat tersebut sampai di tempat yang cukup tinggi di dalam atmosfer, sesuatu terjadi padanya, sinar ultraungu dan matahari memecah dan mengubahnya.

2.3.1 Sumber Perusak Ozon
Perusak ozon berasal dari bermacam-macam sumber. Penyemprot diapakai untuk segala macam kegunaan pribadi dan rumah tangga. Hairspray, pencegah peluh, penyemprot lalat penyemprot cat, dan semua alat penyemprot memakai CFC. Di Inggris sendiri, 800 juta alat semprot digunakan tahun beberapa tahun yang lalu. CFC digunakan dalam pembuatan beberapa kemasan busa; zat itu dipakai untuk mengembangkannya. Kadang-kadang CFC masih terjebak di dalam gelembung kemasan busa itu dan terlepas ketika dihancurkan dan dibakar
Di dalam peti es dan beberapa unit penyejuk udara, terutama dipakai di mobil-mobil di daerah beriklim panas, CFC dipakai sebagai cairan pendingin yng berputar untuk menurunkan temperatur.

2.3.2 Semua Pengikis Ozon Lainnya
Gas pengancam ozon tidaklah hanya berasal dari sumber-sumber tadi. Pabrik-pabrik yang membuat penyemprot juga melepaskan CFC ke dalam atmosfer. Zat-zat kimia lainnya yang juga mengancam ozon adalah karbon tetra klor, sebuah senyawa kimia yang dipakai dalam pembuatan CFC; di beberapa negara dijual sebagai sebuah pelarut walaupun telah dilarang di banyak tempat karena menyebabkan kanker hati. Halon, yang dipakai untuk pemadam kebakaran, juga merupakan zat pengikis ozon dan lainnya adalah metilchloroform yang digunakan sebagai pelarut. Pelarut dipakai di dalam banyak produk yang kita gunakan sehari-hari seperti pelekat dan pelarut dasar pena, dan di dalam cat. Trichloretana dipakai dalam cairan penghapus tulisan yang salah.
Hasil penelitian dan kajian ilmiah para ahli melaporkan beberapa jenis bahan kimia yang dapat merusak lapisan ozon. Tabel berikut memperlihatkan jenis bahan perusak ozon (BPO) yang telah diatur produksi dan konsumsinya secara internasional.
Jenis BPO Bahan Kimia
CFC (Freon) CFC dan isomernya
Halon Halon-1211, Halon-1301, Halon-2402
Carbon tetraklorida CCl4
Methyl Chloroform C2H3Cl3 (1,1,1-trichloroethane)
HCFC (Freon) HCFC dan isomernya
Hidrobromofluorocarbon HBFC-22B1 dan isomernya
Bromochloromethane CH2BrCl
Methyl Bromida CH3Br


2.4 Lubang Ozon
Pada waktu tertentu setiap tahun, di atas Antartika, tingkat ozon di dalam lapisan dengan sangat tajam. Terdapat daerah tempat lapisan itu begitu tipisnya sehingga terdapat semacam lubang.
Selama musim semi Antartika, pada waktu yang sama dengan musim gugur bagi orang Inggris terdapat beberapa daerah di atas Antartika sebanyak 40 % ozon menghilang dalam beberapa tahun. Lubang ini sebesar Amerika Serikt dan sedalam tinggi Mount Everest.
Catatan menunjukkan bahwa tingkat ozon di atmosfer di atas Antartika berubah-ubah secara alami dari tahun ke tahun. Tetapi lubang yang telah diselidiki pada tahun yang sekarang ini menjadi lebih besar dibandingkan yang terjadi secara alami. Para ilmuwan telah mengumpulkan contoh-contoh atmosfer tempat terjadinya lubang dan menemukan tingkat zat kimia pengikis ozon yang tinggi. Zat-zat inilah yang paling bertanggung jawab atas lubangnya lapisan ozon.
2.8.3 Dampak Lubang Ozon
Lapisan ozon menyerap sebagian besar radiasi ultraungu yang membahayakan. Jika lebih banyak radiasi yang dapat melewatinya, maka radiasi ini akan menyebabkan peningkatan pada kanker kulit dan penyakit katarak, penyebab sebagian besar kebutaaan di negara-negara yang tidak tersedia pelayanan pengobatan modern. Diperkirakan 1% pengikisan ozon dapat menghasilkan tambahan 70.000 kasus kanker kulit di seluruh dunia setiap harinya. Peningkatan radiasi ultraungu tidak hanya membahayakan kita; peningkatan itu akan membahayakan semua kehidupan di atas bumi. Akan ada kegagalan panen dan kehancuran pada tanaman dan pohon-pohon yang membentuk dasar rantai makanan yang mendukung kehidupan di atas bumi, sehingga akan ada ancaman terhadap suplai makanan di bumi. Di dalam laut, jika plankton (tanaman dan binatang yang sangat kecil yang hidup di permukaan air) akan terbunuh, ikan-ikan akan kelaparan, maka laut akan mati dan sumber yang besar bagi sumber makanan manusia akan punah.
2.4.2 Alternatif
Berisiko dengan perusakan lapisan ozon tidaklah perlu. Sebenarnya erdapat alternatf untuk semua penggunaan CFC. Sebagai contohnya, alat penyemprot yang menggunakan CFC dapat digantikan dengan penyemprot pompa yang tidak membahyakan dan tidak akan merusak lingkungan. Terlebih lagi,bahan penyekat kemasan busa yang dapat dibuat tanpa memakai CFC. Orang mulai heran apa yang sebenarnya kita inginkan dengan semua pengemasan barang seperti itu; sebagian besar hanyalah untuk dekorasi dan tidak untuk tujuan yang berguna sama sekali. CFC dalam peti es dapat didaur ulang; zat itu dapat dihisap keluar dari sebuah peti es yang lama dan dimasukkan ke dalam peti es yang baru.
Berikut adalah 3 alternatif yang dapat diupayakan oleh dunia :
1. Larangan CFC
Untuk melindungi lapisan ozon, akhirnya akan sangat penting untuk melarang CFC yang berbahaya di seluruh dunia. Bahkan sekarang pabril pembuat , mulai mencari alternatif lain.
2. Mendaur Ulang Peti Es
Dengan membiarkannya roboh atau dengan menghancurkannya akan menyebabkan CFC terlepas ke dalam atmosfer. Sekarang ini, CFC dari kontainer pendingin dapat diambil dan didaur ulang atau disimpan.
3. Gas-Gas Alternatif
Dalam beberapa kasus tidak saja CFC dapat didaur ulang, tetapi juga dapat digantikan dengan zat kimia dan gas lain. CO2 sekarang ini banyak dipakai untuk buih pemadam kebakaran. Untuk pemakaian yang lainnya dapat digantikan dengan penyemprot aksi pompa.

2.5 Tindakan Dunia Terhadap Penipisan Lapisan Ozon
Dalam bulan September tahun 1987, banyak negara menandatangani sebuah persetujuan yang disebut Protokol Montreal (Montreal Protocol), yang sebelumnya diadakan juga pengesahan Konvensi Wina tentang Perlindungan Lapisan Ozon yang disahkan pada bulan Maret 1985. Mereka berjanji untuk mengurangi produk CFC menjadi setengah pada akhir abad ini.
Protokol Montreal memuat aturan pengawasan produksi, konsumsi dan perdagangan bahan-bahan perusak lapisan ozon. Dalam protokol tersebut tercantum jenis-jenis bahan kimia yang masuk dalam daftar pengawasan serta jadwal penghapusan masing-masing jenis BPO. Protokol Montreal kemudian mengalami penyempurnaan melalui penetapan Amandemen London (1989), Amandemen Kopenhagen (1992), Amandemen Montreal (1997) serta Amandemen Beijing (1999)
Sekarang disadari bahwa keadaan menjadi lebih buruk daripada yang dibayangkan dan protokol tersebut tidaklah berjalan lebih lanjut. Keadaan ini sekarang sedang diselidiki. Jika lapisan ozon masih bertahan, maka banyak ilmuwan mempercayai bahwa negara-negara pasti telah setuju untuk mengurangi produk CFC mereka menjadi nol pada akhir abad ini. Para ilmuwan menemukan lebih banyak dan lebih banyak lagi perusakan ozon sepanjang waktu. Jika lapisan ozon akan dipelihara, kita harus merencanakan untu masa depan dan benar-benar menghentikan semua pemakaian bahan yang merusakkan lapisan ozon. Adalah penting bagi kita semua negara untuk bekerja sama untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan masyarakat, tetapi tanpa merusakkan lingkungan kita.





















BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Dalam penulisan makalah ini, kami menarik beberapa kesimpulan, yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.

3.2 Saran-Saran
Dalam penulisan makalah ini, kami memberikan saran bagi pembaca yaitu :
1.
2.
3.
4.
5.












DAFTAR PUSTAKA































LAMPIRAN-LAMPIRAN


Struktur Molekul Ozon








Cara CFC bereaksi dengan sinar ultraungu dan ozon di dalam ozon sangatlah rumit. Ketika CFC mencapai lapisan ozon, ultraungu akan mengenainya dan CFC membebaskan chlor dari senyawanya. Chlor ini akan bereaksi
dengan ozon sehingga memecahkan ozon menjadi bentuk-bentuk oksigen yang lainnya. Chlor itu sendiri tetap tidak berubah sehingga zat itu akan terus merusak ozon, mengubahnya menjadi bentuk-bentuk oksigen lainnya, lagi dan lagi.

Pembentukan dan Pelepasan Ozon

You May Also Like

1 comment

  1. bagus sekali, aku nyari saran kok gak ada ya........ by the way its useful

    ReplyDelete

Terimakasih sudah bersedia membaca, silahkan isi pesan dan kesan atau kritik di kolom komentar dibawah ini

INSTAGRAM