tahun baru masehi 2013-

by - 9:00 AM


Assalamualaikum-
selamat tahun baru masehi 2013



disaat yang lain sedang merayakan tahun baru ditengah kota dengan serangkaian bunyi terompet, kumpulan jutaan manusia kalo diliat dari atas udah kaya semut ngerubungin aku yang manis *abaikan*, tapi gue? merayakannya gimana?

2 tahun terakhir ini, semenjak aku menjadi mahasiswa kimia sains pinter *sok pinter* kerajinan tidak pernah merasakan tahun baru itu special atau mengganggap malam tahun baru seperti malam jumat cuma yasinan aja (ga juga sih). aku merayakannya dengan ---> mengerjakan tugas, nulis blog, nonton film bagus di tv yang mendadak menampilkan film premiernya, atau kalo ga males belajar buat UAS (ini yang lebih miris)

ku pikir-pikir setelah merasakan tahun baru di luar, jalanan kota yang padat penuh manusia, dan sampah dimana-mana. itu tidak lebih enak dibandingan di rumah duduk cantik searching apapun, cari tau trip pulau, gunung, atau desa (hobi baru) atau yang lebih bijak searching jurnal buat nambah ilmu (imposible). itu jauh lebih enak daripada di tengah kota umpel-umpelan.

ini terjadi ketika tahun baru 2009, ketika gue masih labil. sebelumnya rutinitas malam tahun baru itu ngumpul sama keluarga ibu di villa puncak bogor, tapi ketika itu aku tampil beda. mempercepat pulang ke pondok (waktu SMA ceritanya mondok), tapi sampe sana barengan sahabat-sahabatku merencanakan tahun baruan di jogja, yaah cupss laah namanya labil biar dikata gahul malem taun baruan ngerasain liat kembang api di luar hahaha

itu tidak enak, bayangkan kita (berlima waktu itu) nyampe jogja luntang luntung nunggu sampe malem, nongkrong di titik 0km waktu itu nungguin jam 12 malem, nunggu petasan metas cetar cetar jedyeeer (padahal biasa aja), yaah cuma sekedar kaya gitu. tapiiiii itu bukan sekedar. karena meninggalkan kenangan manis. tawa canda, ngakak, nggosip, kelaperan, kenalan sama mas-mas kuliahan anak UII, AHHH manis banget itu rasanya mau taun baruan sama mereka lagi. yaak mereka adalah sriyani, nuril, silmi, hana, dan jijrot.

dan itulah kenapa sebabnya kebanyakan manusia merayakan tahun baru, karena mereka merayakan dengan orang-orang terkasih, penuh canda dan tawa, masing-masing meninggalkan kenangan yang manis sampe pengen ngulangin hal manis itu lagi emmmww. apakah berfoya-foya? (foya-foya apaan waktu gue taun baruan di jogja gue kelaperan ga ada duit hikss). apakah bermaksiat? (apaan punya pacar aja ga waktu itu). apakah mabok-mabokan (apaan kenal ama macem bir aja gak gue). apakah meniup terompet membunyikan lonceng layaknya orang yahudi yang selalu dibilang di artikel? (apaan orang beli terompet aja ga, apalagi beli lonceng buat apaan coba?)

yaah, apakah boleh merayakan tahun baru? mungkin ini jawaban gue (ehm benerin suara), bagaimana kita bisa bersikap, bagaimana bisa kita menyesuaikan diri, membataskan diri, jangan lupa punya iman, punya Allah, jangan lupa sholat, sedekah, jangan lupa mandi tahun besoknya (abaikan).

coba ambil positifnya, tukang terompet, tukang petasan jajanan kaki lima, penjual di malioboro, jasa-jasa taksi, di tahun baru ini omsetnya bisa berkali-kali lipat, mungkin mereka baru bisa makan nasi pulen pake seafood, ayam bakar, atau mereka jadi bisa beli tv, kulkas, tambahan biaya sekolahnya. yaaa, tahun baru adalah rejeki mereka.

tapiii, aku tetap berpesan... jika kalian tanggal 2 UAS dan tugas deadline banyak janganlah coba-coba kalian keluar merayakan tahun baru, diam di rumah kerjakan tugas!!!! karena masa-masa ini hanya kalian rasakan di saat kalian menjadi mahasiswa, setelah mahasiswa? mungkin kalian malam tahun baru ngenes ga ada kerjaan, bobo cantik,atau bisa berpetualang ke gunung, pantai menikmati suasana disana :''

sekian-
selamat tahun baru, jangan lupa bikin resolusi sebanyak-banyaknyaa!!!

You May Also Like

0 comment

Terimakasih sudah bersedia membaca, silahkan isi pesan dan kesan atau kritik di kolom komentar dibawah ini

INSTAGRAM