Penyu Laut Indonesia dilestarikan oleh Batiqa Hotel

By Farhati Mardhiyah - 10:21 AM

Baca Juga

Kelangsungan populasi penyu laut saat ini semakin menyedihkan, apalagi semakin meningkatnya aktivitas manusia menghasilkan polusi dan sampah berakhir di laut, mengancam daur hidup penyu secara alamiah yang sangat bergantung pada ekosistem laut secara utuh.

Ancaman kelangsungan hidup penyu laut dan habitatnya makin terancam dengan meningkatnya aktivitas manusia seperti tangkapan sampingan, pencurian telur, perdagangan ilegal, dan eksploitasi yang bisa merusak lingkungan. 

Kepunahan penyu akan memutus rantai kelestarian dan keseimbangan ekosistem di laut seperti membahayakan kelestarian spesies pemangsa ubur-ubur.

Mengapa perairan laut Indonesia sangat penting untuk penyu?

Penyu memiliki rute migrasi terpenting di persimpangan Samudera Pasifik dan Hindia. Indonesia sendiri memiliki pantai tempat peneluran Penyu terbesar di wilayah Pasifik seperti Abun, Papua, Pulau Derawan, Beru, dan Kakaban.

Lalu bagaimana menyelamatkan penyu laut Indonesia?

One Earth Movement, Batiqa Hotel Ajak Tamunya Ikut Bergerak Lestarikan Penyu


Batiqa Hotels Management selalu berkomitmen untuk memiliki concern utama melindungi fauna flora ketika membangun properti atau hotel di daerah. Komitmen ini selaras dengan konsep pembangunan berkelanjutan SDG'S (Sustainable Development Goals).


Dalam rangka menyambut Hari Bumi (#Earthday), Batiqa Hotel merealisasikan komitmennya melalui Gerakan One Earth Movement, tujuannya mengajak masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam indonesia dan mengedukasi masyarakat mengenai isu conscious hospitality.

Terkait sosialisi gerakan tersebut, tanggal 17 Mei lalu, Batiqa Hotel Karawang mengadakan buka bersama dengan blogger dan media beserta komunitas lokal. Buka puasa bersama dilanjutkan talkshow "Pariwisata Lingkungan yang Memperhatikan Lingkungan".

Pentingnya menjaga ekosistem laut dari sampah salah satunya untuk menjaga kelangsungan hidup yang bergantung pada laut itu sendiri seperti Penyu. Tantangan terbesarnya, saat ini adalah potensi pariwisata Indonesia yang terdiri dari jajaran pulau yang indah sangat menarik wisatawan untuk datang menikmati dan merasakan sebuah pengalaman menulusuri keindahannya.

Dari kiri : Traveler Anisa di Jakarta Barat, Budi Santoso, Matther Lim, Amir Michael Thaja dan Wardah Fajri

Potensi pariwisata ini akan memberikan challenging tersendiri ketika traveling, seperti yang disampaikan oleh Traveler sekaligus travel hostAnnisa Malati yang telah memiliki pengalaman mengelilingi Indonesia dengan topik khusus membahas laut. 

Annisa menemukan pulau bersih dari sampah, padahal hampir seluruh pulau Indonesia sudah dicemari, dampaknya ekosistemnya menjadi terganggu seperti yang kita lihat di berbagai berita ikan hiu ditemukan isi perutnya berupa sampah plastik contohnya. 

Pulau Songkaki, Maluku Tenggara menjadi salah satu contoh pulau bersih dari sampah karena masyarakatnya ikut bertanggung jawab menangangi permasalahan sampah. Pemberdayaan masyarakat ini bisa dijadikan contoh untuk solusi melestarikan lingkungan.

Seperti yang dilakukan oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), Budi Santoso selaku Director of Development menyampaikan, kelestarian lingkungan yang dilakukan YKAN saat ini melalui pendekatan holistik yaitu pemberdayaan melalui peningkatan kesejahteraan masyarakat seperti ecotourism

Pendekatan holistik seperti inilah, YKAN menggandeng management Batiqa Hotels untuk bergabung melakukan aksi konservasi penyu dengan mengajak konsumennya yaitu pengunjung tamu melalui program One Earth Movement.

Melalui talkshow hangat selepas buka bersama. Program one earth movement dikenalkan secara resmi kepada media dan blogger. Program ini bagian dari CSR Batiqa Hotel, berkolaborasi tidak hanya pada satu poros, menggandeng antara NGO, swasta, dan konsumen yang diupayakan teredukasi dengan baik mengenai kelestarian lingkungan. Gerakan one earth movement Batiqa Hotel akan ditujukan untuk konservasi Penyu di wilayah Pulau Derawan dan Rote.



Melalui Reservasi Kamar, Pengunjung Ikut Donasi Konservasi Penyu

Batiqa Hotel mengajak tamunya untuk melakukan aksi menyelamatkan lingkungan melalui reservasi kamar secara walk in maupun melalui website Batiqa Hotel. Reservasi langsung ini secara otomatis akan memberikan donasi 10.000 rupiah, sedangkan melalui website ikut donasi 5.000 rupiah. 

Kemasan Aminities, Plastik Ramah Lingkungan

Tidak hanya melalui reservasi kamar, pengunjung tamu juga bisa ikut berpartisipasi dengan membeli produk aminities terbuat dari ecoplast. Batiqa hotel kenalkan produk aminities yang dikemas dengan plastik ecoplast terbuat dari singkong.




Kemasan ecoplast ini merupakan solusi yang ditawarkan Batiqa Hotel untuk mengurangi dampak sampah plastik yang mencemari lingkungan. Kemasan ini lebih mudah dan cepat terurai dibandingkan plastik konvensional. Hanya membeli produknya senilai 15.000, selain ikut berpartisipasi pengunjung juga mendapatkan paket lengkap berupa sandal, pasta dan sikat gigi, sisir, kapas dan cotton bud.

Hasil donasi dari pengunjung Batiqa Hotel, sepenuhnya diberikan untuk konservasi penyu di Pulau Derawan dan  Rote yang dikelola secara resmi oleh Yayasan Konservasi Alam Nusantara.

Bermalam di Hotel Ramah Lingkungan dalam Kawasan Industri Karawang

Kalau terbesit mengingat atau mendengar "Karawang" sepertinya sudah ter-distract "mau ngapain ke Karawang?", selain urusan kerja atau bisnis. Karawang memang terkenal dengan dunia industrinya, maka patutlah kalau dibangun Hotel berbintang yang super nyaman untuk kebutuhan kelas pebisnis atau wisatawan yang ingin berkunjung ke Karawang, memang ada tempat wisatanya? ada!.


Batiqa Hotel Karawang, Hotel bintang 3 dengan fasilitas yang super lengkap. Walaupun terletak di dalam kawasan Industri, hotel ini tetap concern pada komitmen management dengan konsep ramah lingkungan.

Batiqa Hotel menyediakan 79 kamar hotel dan 58 kamar apartement. Fasilitas hotel yang disediakan di kamar sangat lengkap, dimulai dari wifi, TV kabel, air mineral, kulkas kecil, kettle untuk pemanas air, teh, kopi beserta gula. Perlengkapan mandi yang tersedia berupa bodywash, pasta dan sikat gigit, beserta handuk.



Area Swimming Pool

Jamuan makanan yang disediakan Freshqua Bistro sangat lezat dengan nuansa kental sunda, breakfast lengkap ada cereal, pastry, dan salad sayur maupun buah. Berhubung bulan ramadan, breakfast diambil ketika sahur, walaupun tidak selengkap menu buffet breakfast, makanannya tetap lezat.



Fasilitas lain yang bisa dimanfaatkan untuk relax dan regangkan tubuh, outdoor swimming pool dan mini fitness centre. Area swimming pool batiqa hotel menyediakan pool floaties, bisa digunakan untuk foto ala instagramble

Hotel ramah lingkungan terlihat dari pemakaian lampu tidak terlalu banyak. Pemborosan lampu di kamar, lorong hotel, maupun lobby juga sangat minim. Batiqa hotel memanfaatkan jendela cukup lebar untuk memudahkan lebih banyak lagi cahaya yang masuk ke ruangan.


Selain itu, limbah domestik dari Batiqa Hotel dikelola dengan baik secara terpadu oleh Wastewater Treatment Plant (WWTP) Organica Surya Cipta. Tidak hanya Batiqa Hotel, perusahaan yang berada pada kawasan industri Surya Cipta Karawang juga mengelola air limbah domestiknya dengan WWTP ini.

Pengelolaan air limbah domestik yang dilakukan merupakan upaya Batiqa Hotel turut mendukung program pemerintah "Citarum Harum" guna mengurangi pencemaran Sungai Citarum. Teknologi pengelolaan limbah menggunakan konsep yang lebih ramah lingkungan, dengan menggabungkan mikrobiologi dan tanaman untuk mengurai limbah. 



Tempat pengelolaan limbah domestik ini tidak menghasilkan bau yang menyengat yang dapat mencemari lingkungan juga, tanaman yang hijau dan lebat memberikan kesan teduh dan jauh dari kesan kotor karena adanya limbah.

Penasaran?, sambil menginap bisa mampir melihat pengelolaan limbah organik yang kece, satu-satunya teknologi di Indonesia.

Batiqa Hotel menawarkan paket Eco- Edu Kawarang Juang, menginap sambil menjelajahi sejarah perjuangan kemerdekaan di Kota Kawarang dan berkunjung ke WWTP Organica Botanical Garden. Mau liburan berkesan dan nambah ilmu? tidak perlu pergi jauh dari Jakarta, cukup 2-3 jam saja. Berminat? Langsung reservasi kamar di websiter resmi Batiqa Hotel, yuk!.

Salam,

  • Share:

You Might Also Like

1 comment

  1. tolong itu unicorn kebalik gitu dibenerin ya kwkwkwk... keren ih batiqa nginep langsung donasi. Jadi tidur lelap!

    ReplyDelete

Terima Kasih sudah membaca sampai selesai-
Mari berkenalan dan saling berbagi, silahkan isi di kolom komentar