Tips Menata Rumah Tipe 36 di Pameran Indonesia Properti Expo 2019

By Farhati Mardhiyah - 2:36 AM

Baca Juga

Berbicara tentang properti rumah saat ini yang susah sekali didapatkan, apalagi di pusat Jakarta, bahkan di pinggiran saja harganya begitu mahal. Solusinya adalah mencari rumah KPR, yaah umumnya Rumah Tipe 36 menjadi incaran pasangan muda.


Rumah orangtua di Jakarta sebenarnya tidak jauh beda dengan rumah KPR tipe 36 saat ini, dengan luas tanah 50m dan bangunannya 100 m tingkat 2, membuat rumahku ini yang mungil tampak sempit apalagi banyak lemari dimanapun, maklum orangtua keduanya suka membaca dan koleksi buku.

Rumah yang sudah disinggahi dari tahun 1989 meninggalkan banyak barang, terutama furniture lama yang usang dan nampak tidak enak dilihat. Akhirnya 3 bulan lalu memutuskan untuk renovasi dapur dan buat kitchen set, tujuannya sih biar barang-barang dapur punya ibu bisa tertata rapih, dan dapur bisa jadi lebih nyaman.

Benar aja, setelah di renovasi, dapur dengan nuansa hijau selaras dengan tema rumah menjadi terlihat lebih nyaman, masakpun jadi lebih leluasa. Oh ini toh, hikmahnya menata ulang rumah, apalagi rumah minimalis harus pintar meletakkan dan menyimpan barang di rumah.

Setelah dapur, saat ini aku sedang merayu ibu untuk membuat space atau sudut ruang kerja, maklum aku lebih  banyak menghabiskan waktu untuk menyelesaikan pekerjan di rumah, terutama di depan Laptop untuk ngetik, dan membaca buku biasanya.



Mulanya, ruang kerja akan dibuat di sudut kamarku, tapi setelah dipikir ulang sepertinya tidak bakal nyaman, karena kamarku sekaligus menjadi tempat kumpul ponakan, maklum TV rumah di letakkan di kamar soalnya.

Akhirnya muncullah ide setelah mengikuti Talkshow dan Blogger Gathering Serba Serbi Menata Rumah bersama Adelya Vivin dan Zata Ligouw. Kedua pembicara ini berhasil memunculkan ide untuk menata ruang kerja di rumah yang sempit minimalis, karena keduanya sudah expert dibidangnya.



Adelya Vivin memberikan tips dan trick menata rumah mungil, yang memang ahli dalam desain rumah dengan konsep small living, lalu Zata Ligouw yang tidak asing lagi bagi blogger, seorang freelancer yang juga blogger membagi tips dan trik menata ruang kerja di rumah, fyi Kak Zata ini menang lomba kompetisi desain ruang kerja, hadianya jalan-jalan ke Jepang, keren kan?.

Talkshow ini digelar pada hari Rabu 31 Juli 2019 lalu di Jakarta Convention Center dalam acara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 yang berlangsung  mulai tanggal 27 Juli sampai 4 Agustus 2019.

Tips Menata Rumah Mungil, Pentingnya Tentukan Tema


Rumah tipe 36 seperti yang dimiliki Adelya Vivin masuk dalam kategori minimalis atau rumah dengan konsep small living space. Berdasarkan pengalaman Adelya, ntuk memulai menata ulang rumah small living space harus lakukan 4 tahapan ini.

  1. Tentukan kebutuhan keluarga
  2. Mengenal karakter diri sendiri dan keluarga
  3. Perbanyak refrensi yang disukai
  4. Menghitung budget
Ketika sudah mempersiapkan 4 tahapan tersebut, lalu jangan lupa tentukan tema rumah untuk menyesuaikan tone seluruh perabotan rumah tangga, agar rumah mungil terlihat lebih luas karena tertata rapih. 

Menentukan tema rumah bisa cari idenya lewat pinterest, karena kita bisa menemukan desain yang begitu lengkap, tema Rustic dengan paduan kayu dan warna putih, tema French Country dengan tone warna putih-biru laut atau pastel, tema bohemian dengan tanaman-kayu dan open storage, tema Scandinavian yang ngetrend saat ini karena cocok dengan konsep minimalis, tema Japanase atau Korean dengan close storage dimana-mana untuk menyimpan barang.

Pic : instagram @adelyavk

Agar rumah minimalis nampak nyaman ditempati dan tidak sumpek, perlu diberikan lighting dan sirkulasi udara. Rumah minimalis Adelya yang terkesan seperti berada dalam coffee shop memang sengaja dibuat seperti itu, karena Adelya merasa tidak perlu lagi keluar rumah untuk mencari nuansa adem, cozy seperti coffee shop

Walaupun rumah minimalis sempit dan kecil, tapi bisa mendapatkan cahaya alami dengan membuat big windows di satu sisi, rumah menjadi lebih sehat juga. Lalu, agar rumah terasa lebih cozy ditambah dengan lighting buatan dengan meniru lighting lampu baca atau coffee shop yang berwarna kuning.

Tidak boleh lupa, pasang cooker hood di atas kompor supaya setelah masak lantai tidak berminyak dan berasap. Tambahkan juga exhaust fan di kamar mandi dan dapur dengan satu saklar, jadi bisa dimatikan ketika tidak digunakan. Exhaust fan berfungsi menghilangkan bau dan lembab di dapur maupun kamar mandi.

Untuk rumah minimalis kalau tidak tertata rapih akan terlihat padat, maka Adelya berpesan selalu perhatikan penyimpanan barang, lalu perhatikan juga warna cat sesuai tema, paling cocok sih warna neutral seperti abu-abu, putih, coklat muda. Begitu juga dalam pemilihan furniture dan alat rumah tangga lain, sesuaikan dengan tone dan tema rumah ya!.

Pic : Instagram @adelyavk


Tips Menata Ruang Kerja di Rumah


Sebagai freelancer yang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, mencari waktu dan tempat yang nyaman, tenang sekaligus bikin mood bagus memang butuh banget. Begitu yang aku rasakan, ternyata Kak Zata juga sempat merasakan hal itu.

Pengalaman Kak Zata, Pertama yang disiapkan adalah ruang khusus dan meja kerja, pilih yang pas dan ergonomis, bisa dengan memanfaatkan meja yang ada di rumah. Untuk mendapatkan ruang kerja impiannya, Kak Zata merubah ruang gudang yang kecil dan berantakan disulap menjadi ruang kerja yang super nyaman dan colorfull



Penting banget ruang kerja ini menjadi space yang bisa bikin orang di rumah tau kalau kita sedang bekerja ketika masuk di ruangan itu, jadi tidak ada gangguan deh pas lagi kerjain deadline.

Lalu, tambahkan aksesoris di meja kerja seperti moodboard, kalender, jadwal kerja dan to do list, ini bisa memacu semangat kerja. Kalau sedang lelang dan ingin menyendiri, bisa langsung ke ruang kerja, seketika mood akan lebih baik.

Moodboard bisa dibuat DIY dengan potongan dari majalah-majalah bekas, lalu tempelkan tulisan yang bisa jadi penyemangat, biasanya sih yang ditempel gambar yang disukai, foto pribadi dan quotes favorit.

Tanaman di ruang kerja juga penting, fungsinya juga bisa meningkatkan mood. Paling mudah pasang tanaman kaktus, selain lucu, perawatan tanaman kaktus tidak begitu repot. Nah, dari tips ini aku jadi semangat buat mewujudkan ruang kerjaku di sudut rumah, hihi semangat!.

Pic : Instagram @zataligouw


Setelah menyimak Talkshow inspiratif, langsung semangat dong masuk ke dalam pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019. Sudah dapat ide menata ulang rumah dengan desain minimalis, saatnya menyerbu info rumah KPR buat millenial, apalagi yang dicari kalau bukan yang cicilannya murah.



IPEX 2019 ini merupakan pameran ke-18 kalinya, dimana Bank BTN menjadi sponsor tunggal dalam penyediaan fasilitas pembayaran kredit/ pembiayaan KPR atau KPA. Pameran IPEX kali ini menghadiri 650 properti pilihan dari 165 pengembang subsidi dan KPR non subsidi dengan penawaran menarik.

Dalam pameran IPEX 2019, Bank BTN memberikan 4 penawaran menarik seperti suku bunga KPR murah sebesar 6,99% fixed rated 1 tahun dengan pengembang pilihan, bebas biaya provisi dan administrasi, uang muka ringan mulai 1% dan diskon asuransi jiwa sebesar 20%.

Masuk dalam pameran, langsung teringat dengan program pemerintah sejuta rumah, program ini sebagai bentuk dukungan pemerintah salah satunya membantu kaum milenial mendapatkan rumah, apalagi bank BTN juga mendukung program ini melalui program KPR Gaess, wah langsung aku cari properti yang murah cicilannya.



Banyak banget tawaran properti yang menarik, ada yang DP 0 rupiah, cicilan hanya 35ribu/hari , lokasi strategis dengan pilihan dekat dengan bandara, stasiun KRL atau tol, fasilitas kawasan perumahan. Nah, lewat pameran IPEX inilah kita bisa jeli perbedaan harga, fasilitas dan kualitas bangunan, sehingga bisa lebih mudah membandingkan.

Jangan sampai terlewat lagi yaa event pameran properti ini tahun depan, atau cari tau informasi selengkapnya di website INAPEX dan akun instagram @indonesiapropertiexpo.
Salam,

  • Share:

You Might Also Like

2 comment

  1. Bener banget! Rumah tipe 36 itu udah yang paling ideal lah buat keluarga kecil.
    Tapi maunya tanahnya yang luas banget wkwkwk xD

    Kalau areanya sempit gitu, harus punya sense of decor biar ga keliatan sumpek. Saya setuju!

    ReplyDelete
  2. rumah boleh kecil, tapi harus enak dipandang ya,, terutama interiornya yg bakal paling sering dilihat pemilik rumah hehe..

    -Traveler Paruh Waktu

    ReplyDelete

Terima Kasih sudah membaca sampai selesai-
Mari berkenalan dan saling berbagi, silahkan isi di kolom komentar