Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) Saat Harus Kembali Kerja di Kantor

By Farhati Mardhiyah - 8:06 AM

Baca Juga

Siapa sih yang akan menyangka kalau Pandemi Covid-19 ini akan menjadi besar?. Terutama, aku gak menyangka akan menikah di tengah Pandemi, rasanya waktu kok begitu cepat, dan perubahan hidupku juga cepat sekali.

Setelah menikah, aku dibawa suami untuk ikut ke tempat tinggalnya, syukurnya semua hidup sudah diatur sama Tuhan yang Maha Baik. H-1 menikah, ternyata aku diterima kerja di salah satu start up obat herbal di Yogyakarta.

adaptasi kebiasaan baru, kemenhub, transportasi


Perubahannya cepat sekali, dari aktif kerja di Ibukota, single, tinggal sama orang tua, lalu tiba-tiba kok udah jadi istri, terus aktif lagi kerja harus kantoran, tinggal sama mertua, suasananya dalam Pandemi Covid-19 pula.

Perubahan ini juga membawaku ber-adaptasi kebiasaan baru, selain berperan jadi istri nih, 3 bulan di rumah jadi terbiasa produktif kerja, sering putar podcast ataupun ikut sesi live zoom, rajin masak dengan menu-menu baru, bercocok tanam, olahraga sepeda atau jogging, sering minum jus dan sayur, keluar pakai masker, keluar masuk rumah selalu cuci tangan. 

Eh, kok jadi lebih bersih dan sehat?.

Yups!, dari kejadian Pandemi ini kita sejatinya jadi belajar untuk lebih aware, empati, produktif dan disiplin. Gak ada kan dari suatu kejadian tanpa hikmah yang bisa kita ambil?.

Walaupun sebenarnya nyaman selama 3 bulan ini kerja dari rumah, tapi sebenarnya ada beberapa pekerjaan yang harus dikerjakan dari kantor juga ternyata. 

Apalagi kantorku terbilang start up, harus tetap stabil biar karyawannya tidak ada yang di-PHK, alhamdulillah 3 Bulan ini tidak ada kabar dari teman yang terpaksa diberhentikan.

Nah, salah satu cara untuk membuat stabil perekonomian, Pemerintah mulai melonggarkan kebijakan PSBB dengan melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal), kegiatan perekonomian seperti kantor, Mall, restaurant, mulai dibuka perlahan.

Dari kebijakan itulah, aku mulai aktif kembali kerja di kantor untuk pertama kalinya di tempat baru dengan kebiasaan baru juga!. Ini yang aku lakukan saat harus kembali kerja di kantor supaya lebih aman dan produktif.

Disiplin Protokol Kesehatan


Setelah pandemi dan 3 bulan di rumah, aku jadi paham manfaat besar dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dari dulu selalu di-gembor-gemborkan oleh Pemerintah. Gak cuma bisa cegah Virus Coronoa, tapi bisa juga menjegah bakteri dan virus lain menginfeksi tubuh kita.

Maka itu, aku gak mau teledor melewati protokol kesehatan 
  • jaga jarak, 
  • cuci tangan, 
  • pakai masker,
  • tetap batasi berpergian
  • dan selalu jaga pola hidup sehat
adaptasi kebiasaan baru, kemenhub, transportasi

Selalu Bawa Helm 


Gak di Jakarta ataupun Jogja, transportasi online jadi andalanku juga. Sebenarnya sih memang lebih nyaman bawa helm sendiri, selain helm kita dipastikan bersih, bau-nya pasti lebih harum kan. 

Masa Pandemi yang belum berakhir ini, wajib deh bawa helm sendiri karena bisa saja helm dari Pengemudi Online yang dipakai banyak orang menjadi penyebab penularan Virus ini, nah kan lagi-lagi kalau mau aman, disiplin kebiasaan baru ini ya!.


Selalu Beli Tiket Via Online

Sama seperti Jakarta, Jogja juga punya Kereta Lokal namanya KA Prambanan. Dari informasi Kementerian Perhubungan, saat ini KA Prambanan sudah mulai dibuka dengan jadwal yang dibatasi, kalian bisa kok langsung cek via aplikasi KAI.

Karena posisi rumah mertuaku di Klaten, aku memilih transportasi menggunakan KA Prambanan Ekspress atau Prameks untuk berangkat kerja di Jogja, lalu lanjut naik ojek online.

Untuk menghindari penggunaan uang kertas yang bisa jadi penyebab penularan, aku lebih memilih pesan tiket KA Prameks via Online, dan langsung pesan Pulang Pergi untuk hari Senin- Jumat. 

Pilihan ini praktis banget, karena tiketnya bisa langsung kita gunakan untuk scan barcode saat Check In di Stasiun.



Selalu Bawa Alat Makan

Ini juga sebenarnya kebiasaan lama, karena semenjak kuliah terbiasa bawa bekal dari rumah, lebih sehat dan bersih. Kalau sekarang aku bawa tambahan sendok dan gelas yang aku tinggal di kantor, jadi kalau mau ngopi gak perlu joinan lagi.


Kebiasaan Baru di Kantor

Kalau dulu di meja kantorku tersedia pelembab, sekarang yang selalu tersedia handsanitizer dan desinfektan spray. Tujuannya sebelum dan sesudah menggunakan alat kerja, selalu aku pastikan sudah aku bersihkan dan steril-kan terlebih dahulu.

Terus, kalau dulu sering banget seneng ngerumpi di dalam ruangan, sekarang mending lebih produktif untuk fokus selesaikan pekerjaan, kalau ada waktu luang? putar podcast dengan konten yang bisa bikin kita lebih berkembang.

Ini sih yang paling berbeda jauh, di dalam ruangan tetap pakai masker dan jaga jarak, paling wajib!. Gak lupa juga aku sering ingetin teman satu ruangan untuk pakai masker, apalagi kalau lagi bersin sebisa mungkin keluar ruangan dulu.



Pastikan Aman, Kunci dari Kembali Produktif


Pastinya kalian gak mau dong keadaan seperti ini, maka itu untuk bisa kembali produktif kunci yang paling utama adalah aman. Aman dari apa sih?.

Aman dari virus, baik dari kemungkinan tertular ataupun menularkan. Paham kan kenapa wajib banget untuk disiplin protokol kesehatan jaga jarak, pakai masker, rajin cuci tangan, dan tetap batasi berpergian.



Harapanku sih, kalian juga melaksanakan ketertiban saat berada di luar, seperti antre menggunakan transportasi publik, manfaatkan fasilitas penyedia sanitiasi untuk cuci tangan.

Begitu juga dengan area publik, selalu perhatikan ketersediaan fasilitas sanitasi, sabun cuci tangan yang terisi, cek suhu saat memasuki area, dan penyedia pembatas jaga jarak.|

Gak ketinggalan, untuk Pemerintah juga perhatikan jumlah transportasi publik. Harapanku sih seperti KA Prambanan ditambahkan jadwal keberangkatan, supaya tidak terjadi penumpukan pada jam berangkat ataupun pulang kerja. Begitu juga dengan KRL, MRT, Bus atau Angkutan Umum.

Kalau seluruh lapisan sudah bersinergi untuk lebih Aman, yakin deh Pandemi ini akan segera berakhir dan kita akan kembali lebih produktif lagi bahkan lebih dari sebelum musibah ini. Yuk, Optimis!.

  • Share:

You Might Also Like

0 comment

Terima Kasih sudah membaca sampai selesai-
Mari berkenalan dan saling berbagi, silahkan isi di kolom komentar